+7 Bank Penyedia Pinjaman Syariah Tanpa Jaminan dan Bunga

Bank Pinjaman Uang Syariah Tanpa Riba Terbaik dan Terpercaya di Indonesia
Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama islam,tentu menginginkan pinjaman uang tanpa riba atau bunga.

Yang mana sistem bunga pada hutang piutang adalah haram bagi umat islam,karena tidak sesuai dengan syariat islam.

Pada kesempatan ini akan membahas pinjaman syariah tanpa riba atau bunga,tanpa jaminan yang bisa diajukan ke bank baik secara online maupun offline.

Pinjaman syariah yaitu pinjaman yang diberikan lembaga keuangan dengan dasar syariat islam kepada nasabahnya .

Menurut  hukum ekonomi islam,tentang utang piutang harus dikembalikan atau diterima dalam jumlah yang sama serta tidak boleh lebih besar atau lebih kecil.

Walaupun seperti itu tetapi karena tujuan bank syariah sama dengan perbankan konvensional, yaitu dapat menghasilkan keuntungan melalui peminjaman modal, menyimpan dana, membiayai kegiatan usaha atau kegiatan lainnya yang sesuai.
daftar bank penyedia pinjaman uang syariah

Yang berbeda adalah prinsip pinjaman uang syariah tidak menetapkan adanya bunga, tetapi menggunakan prinsip islam.

Prinsip syariah itu sendiri merupakan peraturan dan perjanjian berdasarkan hukum islam antara bank dan nasabahnya untuk kegiatan penyimpanan dana atau pendanaan kegiatan usaha yang dinyatakan berdasarkan syariah.

 Prinsip Bank Syariah dalam Pinjaman Tanpa Riba


1.Pembiayaan prinsip jual beli (Murabahah)

Jual-beli atau murabahah yaitu perjanjian jual beli antara pihak bank dengan pihak nasabah, yang mana bank akan membeli kebutuhan nasabah dan menjualnya ke nasabah dengan mengambil keuntungan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Untuk layanan kredit baik itu pembelian rumah, kendaraan maupun bisnis usaha yang ditawarkan oleh bank syariah menerapkan konsep jual beli atau yang juga disebut dengan Al-Murabahah (jual beli).

Sehingga nasabah yang ingin mengajukan permohonan pinjaman syariah tanpa bunga ini, angsuran cicilan akan dilakukan dalam kurun waktu tertentu dan besar angsurannya biasanya tetap (flat) sesuai dengan akad.

Misalnya bank membeli sepeda motor di distributor seharga Rp 17 juta, dan bank mengambil keuntungan sebesar Rp 5 juta.

Sehingga jika Anda ingin membeli motor tersebut harga yang harus Anda bayarkan ke pihak bank adalah Rp 20 juta yang dapat dicicil sampai jangka waktu yang telah disepakati kedua belah pihak.

2.Pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (Nisbah)

Sistem ini untuk nasabah yang menggunakan pinjaman uang untuk modal usaha atau bisnis. Yang nantinya hasil keuntungan yang didapatkan oleh nasabah dari usahanya tersebut dibagi dengan pihak bank sebagai pengganti bunga atas pinjaman.

Cpntohnya: Anda meminjam uang syariah sebesar Rp 100 juta dan sesuai dengan kesepakatan bagi hasil sebesar 70:30.

Jadi ketika usaha Anda mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp 100 juta maka yang harus Anda kembalikan ke bank adalah Rp 100 juta + Rp 70 juta.

Secara perhitungan pada dasarnya sama saja dengan bunga bank,tetapi secara akad sangat berbeda.
Jika ternyata bisnisnya mengalami kerugian, selanjutnya akan menggunakan sistem Al-Musyarakah,yang mana kedua belah pihak akan menanggung risiko kerugian tersebut.

3.Pembiayaan barang modal dengan prinsip sewa (ijrah)

Ijrah yaitu perjanjian pemindahan hak guna atas objek atau jasa tentunya dengan adanya biaya sewa yang sudah disepakati oleh pihak bank dengan nasabah.

Tidak jauh berbeda seperti prinsip jual-beli,tetapi dengan tanpa adanya pemindahan kepemilikan dari objek yang dibiayai tersebut.

Dalam praktiknya pada akhir masa sewa, bank syariah berhak menjual barang yang disewakannya kepada nasabah.

Karena itulah sudah masuk prinsip ijrah muntahhiyah bittmlik (sewa yang diikuti dengan berpindahnya kepemilikan).

Perbedaan Pembiayaan atau Pinjaman Bank Syariah dengan Bank Konvensional


Berikut Perbedaan pinjaman syariah dengan bank konvensional:


Pinjaman Bank syariah
  • Melakukan pembiyaan yang halal sesuai hukum islam
  • Menggunakan prinsip bagi hasil, jual-beli dan sewa.
  • Berorientasi keuntungan dan Falah (kebahagian dunia dan akhirat sesuai ajaran islam)
  • Sistem hubungan dengan nasabah dalam bentuk kemitraan
  • Menghimpun dan menyalurkan dana berdasarkan fatwa Dewan Pengawas Syariah

Bank Konvensional

  1. Dapat melakukan investasi baik yang halal maupun haram menurut hukum islam
  2. Menggunakan sistem suku bunga
  3. Berorientasi pada keuntungan
  4. Sistem Hubungan dengan nasabah adalah dalam bentuk kreditur-debitur
  5. Menghimpun dan menyalurkan dana tidak diatur oleh dewan majelis

Bank Penyedia Pinjaman Syariah Terbaik dan Terpercaya di Indonesia


Berikut beberapa bank yang menyediakan pembiayaan dan pinjaman uang menggunakan sistem syariah:


1.Kredit Bank Mandiri Syariah

Bank Mandiri Syariah merupakan salah satu bank syariah terbesar di Indonesia.Dan telah berdiri sejak tahun 1999.

Bank Mandiri Syariah menawarkan berbagai macam produk perbankan, seperti penyimpanan dan penyaluran dana.

Produk pinjaman mandiri syariah yang ditawarkan adalah:
  • KTA syariah mandiri
  • BSM Implan
  • Pembiayaan edukasi bank syariah mandiri
  • Pembiayaan kepada pensiunan
  • Pembiayaan koperasi syariah simpan pinjam untuk karyawan
  • Pembiayaan griya BSM
  • Pembiyaan griya BSM bersubsidi
  • Pembiayaan usaha mikro.
Pembiayaan modal kerja tersebut bisa dimanfaatkan oleh nasabah untuk kebutuhan modal kerja usaha mikro.

Bank Mandiri Syariah memberikan limit pinjaman sampai dengan Rp 200 juta dengan jangka cicilan pembayaran hingga waktu 4-tahun.

Untuk akad ada pilihan akad musyarakah, mudharabah atau murabahah sesuai dengan spesifikasi kebutuhan modal kerja.

Cara Mengajukan Pinjaman Bank Mandiri untuk Modal Kerja

Untuk bisa mengajukan pinjaman,calon nasabah harus memenuhi persyaratan pinjaman Bank Syariah Mandiri.
Calon nasabah harus melengkapi persyaratan administrasi dan dokumen-dokumen yang diperlukan diantaranya:
  • Legalitas usaha yang masih berlaku (Akte pendirian/perubahan berikut pengesahannya, SIUP, TDP, SKDP, NPWP)
  • Surat berdirinya usaha usaha minimal 3 tahun
  • Memberikan mutasi rekening minimal 6 bulan terakhir
  • Untuk wiraswasta menyerahkan legalitas perorangan yang masih berlaku (KTP, NPWP, akte nikah, KK)
  • Menyerahkan bukti kepemilikan agunan yang sah
Nasabah dapat langsung mendatangi kantor cabang Bank Syariah Mandiri untuk mengajukan permohonan Atau dapat mengajukannya secara online di situs resminya.

2.Kredit BNI Syariah

Pinjaman BNI Syariah ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan modal usaha,baik  produktif (modal kerja dan investasi) ataupun kebutuhan konsumtif selama tidak bertentangan dengan syariah islam dan juga ketentuan perundangan.

Tersedia beragam jenis produk pembiayaan yang dapat dipilih oleh calon nasabah.

Produk pembiayaan dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu:
  1. Pembiyaan usaha kecil menengah
  2. Pembiayaan usaha Mikro
  3. Pinjaman pribadi atau kta bni syariah.

Untuk kategori usaha kecil menegah, tersedia sekitar 7 produk yang ditawarkan BNI Syariah, yaitu
  • BNI Syariah Wirausaha iB Hasanah
  • BNI Syariah Valas iB Hasanah
  • BNI Syariah Kokar/Kopeg iB hasanah
  • BNI Syariah daler iB Hasanah
  • BNI Syariah Tunas Usaha iB Hasanah
  • BNI Syariah Usaha Kecil iB Hasanah
  • BNI Syariah Linkage.
Plafon pembiayaan yang ditawarkan minimal RP 50 juta dan maksimal Rp 100 juta dengan jangka waktu angsuran hingga 7 tahun.

Produk pinjaman di bank BNI Syariah menerapkan prinsip akad murabahah, mudharabah dan musyarakah.

3.Pinjaman BRI Syariah


Pinjaman dana tunai yang ditawarkan oleh BRI syariah dapat diajukan oleh individu maupun badan usaha.
Ada 4 macam produk pinjaman bank bri syariah yang dapat diajukan oleh nasabah, yaitu:

  • Pembiayaan koperasi

Pembiayaan kopersi merupakan layanan pinjaman yang disalurkan melalui koperasi karyawan maupun koperasi pegawai RI.

Koperasi yang dapat dan diperbolehkan mengajukan kerja sama dengan Bank BRI Syariah harus sudah berbadan hukum dan memiliki pembukuan kas yang valid paling tidak selama 2 tahun terakhir.

  • Pembiayaan Auto

Pembiayaan auto ditargetkan untuk nasabah yang ingin melakukan pembelian kendaraan. Sistem pinjaman ada dua macam yaitu akan diberikan kepada pengusaha otomotif atau perusahaan multi finance.

  • Pembiyaan SME 

Pembiayaan SME (Small Medium Enterprise) adalah pinjaman yang diberikan kepada pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Plafon pinjaman SME sebesar Rp 500 hingga Rp 5 miliar.

  • Pinjaman mikro

Pinjaman Mikro diberikan untuk modal usaha namun dengan nilai pinjaman yang lebih kecil yaitu sebesar Rp 25 juta hingga Rp 500 juta.

Ada 3 produk pinjaman pada kategori pinjaman mikro yaitu:Mikro 25 iB, Mikro 75 iB, dan Mikro 500 iB.

4.Bank Syariah Muamalat

Bank Syariah Muamalat adalah Bank syariah pertama di Indonesia.Banik ini juga menawarkan beragam produk pinjaman syariah untuk kebutuhan masyarakat Indonesia.
Produk pinjaman tunai syariah yang disediakan diantaranya:
  • Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
  • Pembiayaan kta syariah muamalat atau pembiayaan multiguna
  • Pembiayaan umroh
  • Pembiayaan pensiun.
Bank Muamalat menawarkan pinjaman dana hingga sebesar Rp 100 juta dengan jangka waktu cicilan hingga 5 tahun.

Dana pinjaman tersebut juga bebas untuk digunakan baik untuk kebutuhan produktif maupun konsumtif.

Prinsip syariah atau akad yang diterapkan adalah musyarakah, mudharabah, atau murabahah sesuai dengan spesifikasi keperluan pembiayaan.

5.Bank Syariah Bukopin

Bank syariah Bukopin menawarkan beragam produk pinjaman uang tunai sesuai dengan akad yang dipilih oleh nasabah.

Contohnya bank syariah bukopin menyediakan pembiyaan musyarakah yaitu pinjaman dalam bentuk kerjasama antara nasabah dengan pihak Bank Syariah Bukopin untuk usaha/bisnis tertentu.

Masing masing pihak memberikan kontribusi dana atau karya/keahlian dengan kesepakatan keuntungan dan resiko menjadi tanggungan bersama sesuai dengan kesepakatan.

Pembiayaan ini ditujukan untuk perorangan maupun badan usaha dengan self financing minimal 30%.

Untuk jangka waktunya disesuaikan berdasarkan penyelesaian proyek dan nilai guna agunan yaitu 125% dai plafon pembiayaan. Plafon kredit mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 200 juta.

Selain pembiyaan tersebut, Bank Bukopin syariah juga menawarkan pembiayaan menggunakan beragam jenis akad diantaranya:
  • Akad murabahah
  • Mudharabah
  • Mudharabah muqooadah
  • iB pinjaman Qardh
  • iB Istishna
  • iB Kepemilikan Mobil
  • iB kepemilikan Rumah
  • Pembiayaan iB K3A dan masih banyak lainnya.

6.Bank BCA Syariah

BCA Syariah merupakan konversi dari Bank UIB yang telah memiliki ijin operasional sebagai bank syariah pada tanggal 2 Maret 2010.

Bank syariah BCA menawarkan beragam layanan perbankan seperti Tahapan iB, Giro iB dan Deposito iB.

Selain itu juga memberikan layanan produk pembiayaan berupa Pinjaman Modal Kerja iB, Pembiayaan Investasi iB, pembiayaan UMKM Bina Usaha Rakyat (BUR), Pembiyaan KPR iB dan Pembiayaan KKB iB.
  • Produk pembiayaan modal kerja membantu nasabah untuk memenuhi kebutuhan modal kerja seperti penyediaan barang dagangan, bahan baku dan kebutuhan modal kerja lainnya.
  • Pembiayan investasi iB merupakan pembiayaan investasi yang bertujuan untuk rehabilitasi, modernisasi, serta ekspansi dari usaha-usaha produktif seperti pembiayaan pembelian/pembangunan tempat usaha, pembelian mesin serta kendaraan oprasional.
  • Pembiayaan UMKM Bina Usaha rakyat, pembiayaan yang untuk pelaku usaha mikro, kecil dan mengengah dengan menggunakan prinsip akad jual beli (murabahah).
  • Pembiayaan yang ditawarkan mencapai  Rp 2 miliar dengan jaminan pembiayaan yang fleksibel bisa berupa tanah adat, sertifikat, hak pakai/sewa kios pasar, bilyet deposito BCA Syariah.
  • Pembiayaan KPR iB yaitu pembiayaan yang sesuai prinsip murabanah di mana Bank BCA Syariah membiayai pembelian rumah/apartemen yang diperlukan oleh nasabah sebesar harga pokok ditambah dengan margin keuntungan bank yang disepakati.
  • Pembiayaan KKB iB sama seperti pembiayaan KPR, tetapi bedanya ini untuk pembelian kendaraan.

7.Bank BTN Syariah


Bank BTN Syariah adalah unit bisnis strategis dari bank BTN yang menjalankan bisnis dengan prinsip syariah.

Bank syariah berdiri sejak tahun 2005 dan memberikan berbagai layanan perbankan dalam hal pendanaan dan pembiayaan.

BTN syariah menawarkan 12 produk financial yaitu
  • KPR BTN Platinum iB
  • KPR BTN indent iB
  • Pembiayaa kendaraan bernotor
  • Pembiyaan modal kerja
  • Pembiayaan konstruksi
  • Pembiayaan investasi
  • Tunai emas
  • Pembiayaan bangunan rumah
  • KPR sejahterah
  • Multimanfaat
  • Multijasa
  • Talangan Haji BTN.
Itulah beberapa bank yang menawarkan produk-produk pinjaman berbasis syariah.

Pinjaman syariah merupakan alternatif yang tepat bagi nasabah yang memerlukan pendanaan dalam waktu yang cepat yang mengutamakan syariat islam.

Meskipun pinjaman syariah tidak menetapkan adanya suku bunga tetapi perlu juga untuk memperhatikan sistem bagi hasil yang ditetapkan oleh bank.Semoga bermanfaat.

0 Response to "+7 Bank Penyedia Pinjaman Syariah Tanpa Jaminan dan Bunga"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel